Jumat, 17 Juni 2016

Resep Hottang



Bahan-bahan
  1. 10 bh sosis ( pakai yg enak ya, sy pakai merk Bernardi)
  2. Bahan pelapis:
  3. 100 gr tepung serbaguna ( sy pakai tepung kobe, kalo tdk ada bisa diganti tepung terigu, garam, merica)
  4. 50 gr tepung Polante ( sy ganti dg tepung nasi jagung instan/ampok)
  5. 1/2 sdm gula pasir
  6. 1/2 sdt garam
  7. 1/2 sdt baking powder
  8. 1 butir telor
  9. 225 ml susu UHT
  10. kentang beku secukupnya, cincang kasar
Langkah
11.      Masukkan semua bahan pencelup, tuang susu terakhir, aduk sampai rata
22.      Siapkan sosis yg sudah ditusuk di tusukan sate. Celupkan ke adonan pelapis
33.      Taburi kentang beku cincang, kepal-kepal supaya lengket di sosis
44.      Goreng di minyak panas. Cara goreng lebih bagus kalo di panci deep frying. Hasilnya lebih merata dan     lebih renyah. Goreng sampai berwarna keemasan.
55.      Angkat dan tiriskan hasil gorengan dokkebbi tadi. Sajikan dengan saus sambal, saus tomat, atau mayones.

*Catatan: Tepung polenta biasa disebut cornmeal adalah tepung dari jagung yg dibuat dr biji-biji jagung yang dihaluskan, berwarna kuning terang dan teksturnya kasar. Biasanya dipakai sbg bahan Tortilla (roti khas Meksiko).

Kamis, 16 Juni 2016

Riview produk acnes : Sealing Jell



Kali ini aku mau riview yang lebih ke curhatan aku tentang produk ini. Tadinya aku gak pernah pake produk ini, gara-gara setelah kuliah jerawat aku jadi banyak entah kenapa, akhirnya au cari-cari di mbah google produk apa aja yang bisa membalikan lagi muka aku seperti semula.

Pertama aku mau kasih tau dulu kalau muka aku itu tipe kulit berminyak dan jerawatan, lengkap banget deh pokoknya masalah kulit Lpas liat riview-riview di beberapa blog yang bilang kalau ini manjur buat nyembuhin kulit yang berjerawat. Nah aku coba tuh beli di salah satu supermarket deket kampus. Aku hampir beli semua varian acnes karena udah prustasi sama jerawat yang gede di hidung L  Buat riview varian yang lain nanti ya… harga yang sealing jell kalo gak salah sekitar  17.0000-an gak sampe 20.000. untung murah… kalau gak cocok kan gak akan nyesek jadinya :D 

Penampilannya kayak gini :
penampilan depan
penampilan tube 

penampilan awal jika dibuka tutpnya
 Aku langsung aja cerita pas aku make acnes sealing jell sekitar dua bulan. Isinya itu agak kental warna putih dengan bintik-bintik kecil warna hijau. Pas diaplikasikan kulit disekitar jerawat jadi dingin.  Jujur sebenernya gak sesuai ekspektasi aku kalo baca-baca di blok orang. kalau dari lima bintang aku kasih tiga bintang aja. Buat jerawat yang kecil banget sih emang sekiar 3 hari udah sembuh, tapi masalahnya….. jerawat yang gede di hidung aku itu loh yang gak sembuh-sembuh!!! Mengeringnya pas udah setengah bulan dan bertanda walaupun aku gak pencet-pencet. Entah kulit muka aku yang bandel dan strong sampe gk mempan pake varian acnes ini apa acnesnya yang memang gak terlalu ampuh buat jerawat segede itu L Tapi isinya lumayan awet sampe sekarang walaupun aku make setiap hari. Yah mungkin karena aku makenya dikit-dikit kali ya…
Kelebihan :
1.       Kemasan kecil bisa dibawa kemana-mana
2.       Harga terjangkau
3.       Isinya lumayan awet

Kekurangan :
Gak mempan jerawat gede

Kalau dibilang aku beli acnes sealing jell lagi jawabannya mungkin iya mungin tidak. Karena aku liat obat jell jerawat dari merk lain di toko kosmetik deket rumah dan aku mau coba yang merk itu dulu. Baru abis itu aku bisa memastikan aku pake acnes varian yang ini apa merk yang lain itu.

Rabu, 15 Juni 2016

Rangkuman Perempuan di Titik Nol



Ada seorang psikiater yang menceritakan pengalamannya saat dia meneliti mengenai kepribadian di penjara Qanatir. Terdapat dokter penjaga yang menceritakan kepada psikiater bahwa ada seorang wanita yang telah dijatuhi hukuman mati karena telah membunuh seorang laki-laki. Si dokter penjaga menceritakan bahwa wanita ini berbeda, dia tidak mau menerima kunjungan dari manapun bahkan menolak membuat surat permohoman kepada presiden agar hukumannya dapat diubah menjadi kurungan badan seumur hidup. Sang psikiater berupaya untuk menemui wanita tersebut, tetapi wanita tersebut menolaknya. Sang psikiater terus kepikiran pada saat sampai dirumah. Keesokan harinya, sang psikiater meminta izin kepada sipir wanita untuk menemui Firdaus, tetapi ditolak oleh sang sipir wanita. Sampai beberapa kali datang ke penjara, psikiater tersebut tetap ditolak untuk melakukan wawancara kepada Firdaus. Keesokan paginya sang psikiater datang lagi ke penjara, tetapi tidak untuk menemui Firdaus karena sang psikiater sudah menyerah. Pada saat sang psikiater akan pulang dan sudah berada di dalam mobilnya, seorang sipir memanggilnya dan memberitahukan bahwa Firdaus ingin menemuinya. 

Firdaus memulai ceritanya dengan menceritakan sang ayah yang seorang petani miskin yang akan menjual kerbaunya yang sudah diracuni oleh musuhnya sebelum mati atau bagaimana caranya mencuri tamanam sebelum orang lain. Ibunya meninggal setelah melahirkan Firdaus dan ayahnya menikah lagi. Firdaus mempunyai beberapa adik. Jika yang meninggal anak perempuan, sang ayah akan makan  malam dan tidur seperti biasa. Tetapi, jika anak laki-laki yang meninggal, ayahnya akan memukuli dan mengomeli sang ibu. Firdaus kecil sering bermain diladang dengan kambing dan temannya Muhammadin. Muhammadin biasanya embawa Firdaus ke teratak kecil dan menidurinya. 

Firdaus mempunyai paman yang berkuliah di El Azhar saat Firdaus masih kecil. Jika waktu libur pamannya sudah libur, pamannya akan menunggangkan keledai menuju stasiun Kereta Api Delta. Firdaus mengikuti dari belakang sambil membawa keranjang perbekalan dan pakaian untuk pamannya. Selama perjalanan pamannya meceritakan bagaimana kehidupannya saat di El Azhar. Jika pamannya sudah akan berangkat naik kereta api, Firdaus akan merengek untuk minta ikut ke El Azhar supaya dia juga bisa belajar seperti pamannya disana. Pamannya memberitahu kalau yang berada di El Azhar hanya kaum laki-laki saja. 

Firdaus kecil tidak merasakan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Sifat sang ayah yang keras dan egois membuat Firdaus sempat bertanya-tanya apakah benar dia anak dari ayahnya. Setelah ayahnya meninggal, Firdaus diasuh oleh sang paman dan disekolahkan. Firdaus sangat senang bersekolah. Pamannya sangat baik pada Firdaus, sampai Firdaus merasa kalau dia mencintai pamannya. Setelah Firdaus lulus sekolah dasar, pamannya membelikan jam tangan dan  mengajak Firdaus menonton bioskop. Tetapi, yang mereka tonton adalah film dewasa. Walaupun pamannya sudah memberitahu kalau perbuatan yang dilakukan di dalam film itu berdosa, tetapi setelah pulang menonton bioskop sang paman meniduri Firdaus. Setelah sang paman menjadi orang dewasa dan mempunyai istri, perilaku sang paman berubah. Istrinya berasal dari keluarga yang lebih berada dari keluarga paman. Jika keluarga dari sang istri datang berkunjug, pamannya akan membelikan danging atau ayam dan suara tawa menggema di seluruh ruangan. Tetapi, jika bibinya yang membiayai paman kuliah datang berkunjung, pamannya akan pergi begitu saja tanpa sepatah kata pun. Bibi biasanya akan berada di kamar Firdaus dan menceritakan betapa menyesalnya ia telah menjual kalung emasnya untuk keperluan paman kuliah. Pada suatu hari ketika Firdaus pulang sekolah, paman dan istrinya terlihat marah kepada Firdaus dan menempatkan Firdaus di sekolah asrama.

Di sekolah asrama, Firdaus mempunyai teman yang bernama Wafeya. Bersama Wafeya, merka bercerita a banyak hal walaupun Wafeya yang mendominasi percakapan. Saat mereka sedang menceritakan tentang cinta, Firdaus baru menyadari behwa selama ini dia hidup tanpa cinta. Sehabis percakapan itu, Firdaus menjadi kepikiran dan menyibukkan diri dengan membaca buku. Jika Firdaus bosan membaca buku, Firdaus akan duduk di halaman tempat barmain pada malam hari. Tanpa sengaja seorang guru Nona Iqbal melihatnya. Nona Iqbal bertanya apa yang membuat Firdaus menangis, tetapi Firdaus sendiri tidak tau mengapa dia menangis. Mereka terus menobrol dan berakhir dengan menangis bersama-sama. Setelah kejadian itu, saat Firdaus bertemu Nona Iqbal, sikap Nona Iqbal seakan tidak terjadi apa-apa sampai Firdaus lulus. Pernah Firdaus menceritakan kejadian itu kepada Wafeya setiap malam, Wafeya berkata kalau Firdaus jatuh cinta kepada Nona Iqbal karena terus-menerus memikirkan Nona Iqbal. Firdaus lulus sebagai salah satu siswa berprestasi. 

Setelah Firdaus lulus sekolah, paman menjemputnya untuk pulang ke rumah. Di rumah paman terdapat istri dan anak-anaknya. Pada suatu malam, Firdaus mendengar percakapan paman dan istrinya tentang masa depan Firdaus. Apakah mencari pekerjaan, membantu menjaga anak-anaknya, atau dijadikan pembantu saja. Sampai akhirnya Firdaus mendengar jika ia akan dijodohkan dengan paman sang istri Syekh Mahmoud, seorang pensiunan dan tidak mempunyai anak. Mendengar hal tersebut keesokan harinya Firdaus pergi dari rumah pamannya memutuskan untuk mencari kehidupan barunya. Ketika malam tiba Firdaus belum menemukan tempat untuk istirahat. Firdaus akhirnya bersandar pada tembok terdekat. Setelah beberapa menit, Firdaus merasakan adany sepasang mata yang memandanginya semakin lama semakin mendekat. Tubuh Firdaus bergetar, untungnya Firdaus bisa menggerakan tubuhnya dan bersembunyi di dalam warung. Yang dipikirkannya sekarang bagaimana secepat mmungkin sampai di rumah paman. Akhirnya Firdaus menikah dengan Syekh Mahmoud. Syekh Mahmoud orangnya sangat pelit. Jika ada makanan sisa yang sangat sedikit atau hanyak kerak nasi yang menempel pada piring Firdaus, suaminya itu akan memarahi Firdaus kalau dia membuang-buang makanan. Firdaus mengadukan kepada pamannya. Pamannya berkata kalau memang seorang suami seperti itu. Akhirnya Firdaus kembali ke rumah suaminya.  Setelah sudah beberapa lama menikah, suaminya mulai memukuli Firdaus dengan tongkatnya sampai berdarah. Firdaus kembali kabur dari rumah. lelah bejalan tanpa arah, Firdaus duduk didepan sebuah kedai kopi dan bertemu Bayomi si palayan kedai. Bayomi membawa Firdaus untuk tinggal dirumahnya sampai mendapatkan kerja. Bayoumi sangat memperlakukan Firdaus dengan baik. Sampai suatu saat Firdaus yang belum mendapatkan kerja berinisiatif untuk keluar dari rumah Bayomi karena ia merasa sangat merepotkan Bayomi. Tetapi saat Firdaus meminta izin untuk pergi, Bayomi sangat marah, semuah kata-kata kasar keluar dari mulutnya. Bahkan Bayomi meniduri dan mengurng Firdaus di dalam kamarnya. Terkadang Bayomi bersama teman-tamannya meniduri Firdaus bergantian. Sampai ada tetangga yang mengetahuinya dan memintatukang kayu untuk membebaskan Firdaus.

Pertengahan hari Firdaus sampai di pinggiran sungai Nil dan duduk disebuah bangku. Firdaus bertemu dengan seorang wanita yang membawa Firdaus kerumahnya. Sharifa mengubah penampilan Firdaus dan menjadikannya seorang pelacur. Sampai salah satu pelanggannya Fauzi mengatakan kalau Firdaus hanya dimanfaatkan oleh Sharifa. Fauzi ingin mengambil Firdaus dari Sharifa, tetapi Sharifa menolaknya dan terjadi pertengkarang diantara keduanya. Pada saat paginya, Firdaus secara sembunyi-sembunyi pergi dari rumah Sharifa. Di perjalanan Firdaus bertemu dengan seorang polisi. Polisi itu mengancam akan menangkap Firdaus tetapi jika Firdaus mau ikut dengannya, Firdaus tidak akan ditangkap. Sebenarnya Firdaus menolak, tetapi tangannya ditarik oleh sang polisi dan dibawa ke dalam sebuah ruang yang berada di lorong kecil untuk menidurinya. Hari masih malam, Firdaus memutuskan untuk berjalan lagi hujan turun dan membuat Firdaus berteduh di sebuah perhentian bis. Ternyata ada mobil yang mendekat kea rah Firdaus. Seorang laki-laki yang meminta Firdaus untuk ikut naik ke mobilnya. Laki-laki itu memandikan Firdaus dan menidurinya. Pagi harinya Firdaus di beri bayaran sepuluh pon. Firdaus sangat terkejut karena ini pertama kalinya iya mendapatkan uang sebesar itu. Kenangan sewaktu kecilnya teringat lagi oleh Firdaus dimana jika ia meminta uang satu pon kepada ayahnya jika ayahnya sedang tidak punya uang Firdaus akan dimarahi dan kalau ayahnya mempunyai uang, Firdaus disuruh bekerja terlebih dahulu. Dengan uang itu Firdaus membeli banyak sekali makanan yang bisa ia pilih sendiri. Karena melihat bekerja sendiri sebagai pelacur lebih menguntungkan, akhirnya Firdaus memutuskan bekerja sendiri. 

Setelah hari itu Firdaus lebih percaya diri dari sebelumnya. Ia menjadi pelacur yang sukses. Firdaus bisa memilih mana saja pelanggan yang bisa mendapatkan dia. Firdaus menikmati hari-harinyasampai salah satu pelanggan yang menjadi temannya Di’aa mengatakan bahwa Firdaus tidak patut untuk dihormati karena pekerjaannya selayaknya dokter yang sangat dihormati. Karna perkataan tersebut, Firdaus akhirnya mencari pekerjaan lain karna dia sadar kalau dia tidak seburuk itu.

Firdaus sudah mempunyai pekerjaan baru di sebuah perusahaan. Sudah tiga tahun ia bekerja. Kehidupannya berbeda dari yang dulu. Firdaus menyewa rumah sepetak yang kamar mandinya berada di luar sehingga jika Firdaus ingin mandi dia harus mengantri dengan penghuni yang lain terlebih dahulu. Jika berangkat ke kantor, Firdau harus siap berdesak-desakkan di dalam bus dengan penumpang yanglainnya. Pengamatan Firdaus di kantornya, banyak sekali karyawati yang menggoda atasannya agar dapat naik pangkat atau naik gaji. Sampai Firdaus bertemu dengan Ibrahim. Firdaus jatuh cinta kepada Ibrahim karena Ibrahim orang yang baik menurut Firdaus. Pernah dimana Firdaus berada di taman kantor pada jam pulang kantor, Ibrahim menemukan Firdaus disana dan mereka berbincang-bincang banyak. Kejadian seperti Nona Iqbal terulang lagi. Tetapi kali ini Firdaus dan Ibrahim menjadi semakin dekat dan semakin jauh sampai Firdaus bisa menginap di rumah Ibrahim. Tetapi saat Firdaus berjalan, Firdaus mendengar kalau Ibrahim sudah bertunangan dengan anak presiden direktur. Karena kejadian itu Firdaus menjadi patah hati dan tidak lagi percaya kepada semua orang terutama laki-laki dan memutuskan untuk kembali menjadi pelacur. Dari apa yang dilihat, Firdaus merasa bahwa seorang pelacur yang sukses lebih baik daripada seorang suci yang sesat.
Firdaus menjadi seorang pelacur yang lebih sukses dari pada sebelumnya. Tidak sengaja Firdaus bertemu Ibrahim setelah empat tahun pernikahannya. Ibrahim ingin pergi menuju flat Firdaus tetapi ditolak oleh Firdaus. Sampai kedua kalinya Firdaus mengajaknya ke flatnya. Ibrahim membayar Firdaus sebesar sepuluh pon tetapi Firdaus mengatakan kalau hargaku kadang-kadang lebih dari dua puluh pon. Pernah seorang kepala Negara juga menginginkan Firdaus dan mengirim orang untuk menjemput Firdsus, tetapi Firdaus menolaknya. 

Pada suatu hari seorang laki-laki datang dan meminta Firdaus menjadi istrinya. Lelaki tersebut seorang germo. Firdaus memberikan uang sebagian untuk si germo agar segera pergi, tetapi cara itu tidak berhasil. Si germo berdalih kalau seorang pelacur membutuhkan germo untuk menjaganya dari germo-germo lain dan para polisi. Firdaus mengatakan kalau dia bisa menjaga dirinya sendiri. Si germo mengancam Firdaus dan mengharuskan Firdaus melapor kepada polisi. Sayangnya si germo memiliki hubungan dalam dengan polisi. Kemudian Firdaus mencari pertolongan jalur hukum. Yang Firdaus dapati bahwa undang-undang menghukum seorang pelacur, tetapi tidak menghukum seorang germo. Lelaki tersebut bernama Marzouk. Lelaki it uterus mengikuti Firdaus sampai akhirnya Firdaus menyerah. 

Pada akhirnya Marzouk mendapatkan keuntungan lebih banyak dari Firdaus. Marzouk juga sering memukuli Firdaus seperti pelacur-pelacurnya yang lain. Karena tidak sanggup lagi, akhirnya Firdaus keluar dari rumahnya sendiri. Tetapi belum sempat keluar rumah, Firdaus ketahuan oleh si germo dan mengakibatkan pertengkaran yang hebat diantara keduanya. Akhir dari pertengkaran tersebut mengakibatkan Firdaus membunuh sang germo, Marzouk. 

Firdaus terus berjalansampai terdapat sebuah mobil mewah berhenti didepannya dan meminta Firdaus untuk tidur dengannya. Lelaki tersebut berkata bahwa ia adalah pangeran Arab. Setelah mereka tidur bersama, sang pangeran membayarnya, tetapi Firdaus merobek-robek uang tersebut dan mangatakan kalau ia telah membunuh seseorang. Awalnya pangeran tersebut tidak percaya sampai Firdaus menampar wajah sang pangeran dengan sangat kencang. Pangeran berteriak memanggil penjaga dan menyuruhnya memasukkan Firdaus kedalam penjara. Firdaus akhirnya dipenjarakan dengan mendapatkan hukuman mati akibat perbuatannya. Walaupun mendapatkan hukuman mati, Firdaus tidak takut akan kematian dan tidak lagi mempunyai hasrat untuk hidup.   

Jumat, 22 April 2016

Marshmallow Oreo

Nama    : Muthi'ah Sriwardani
Kelas    : 1PA16
NPM    : 14515859

Kali ini aku mau bagiin resep makanan. Aku itu sebenernya suka banget masak tapi, dari beberapa resep yang aku coba cuman sedikit yang berhasil. kali ini aku mau bagiin resep marshmallow orea yang termasuk salah satu resep yang berhasil aku buat. kalo resep itu berhasil aku buat berarti emang gampang resepnya.

Bahan yang diperlukan dalam membuat Resep Oreo Chewy Cookies Cream Hanya Tiga Bahan

  • 2 bungkus Oreo Besar
  • 640 gram Marshmallow
  • 4 sdm butter

Cara membuat:

  1. Siapkan blender. Kemudian blender Oreo hingga halus.
  2. Lelehkan butter dan marshmallow dalam wadah terpisah. Oven selama 1-2 menit.
  3. Campurkan Oreo dan marshmallow dalam satu wadah, aduk hingga kue merata. Letakkan dalam loyang dan ratakan. Simpan dalam lemari pendingin dan diamkan selama 10 menit Resep Oreo Chewy Cookies Cream Mudah dan Sederhana
  4. Keluarkan dari loyang dan potong cookies oreo menjadi 9 bagian.

Apabila kalian kurang menyukai marshmallow, kalian bisa lewatkan langkah nomor 2. Jadi Oreo yang sudah diblender tinggal dicampur dengan butternya saja. ini hasil jadinya!!! teksturnya kayak dodol tapi jelas ya... rasanya beda banget. Selamat dicoba!!!

Sumber :
http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-oreo-chewy-cookies-cream-mudah-dan-sederhana.html

 

Sabtu, 16 April 2016

Perpustakaan Nasional


Nama  : Muthi'ah Sriwardani
NPM  :14515859
Kelas  : 1PA16


Aku mau menceritakan pengalaman ke Perpustakaan nasional yang berada di Jl. Salemba Raya No. 28 A, Senen, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebelahan dengan gedung kementrian nasional dan dekat dengan Universitas Gundarma Salemba.  Kalau dari daerah Bekasi bisa melalui kereta atau mikrolet.  Kalau menggunakan kereta api, bisa melalui stasiun Bekasi  atau Keranji. Turun di Jatinegara, setelah  itu dilanjutkan naik bajaj sampai di depan Perpustakaannya. Ongkos naik kereta sekitar 5.000 untuk kartunya dan 3.000 untuk ongkos perjalanannya. Dilanjutkan naik bajaj sekitar 30.000.

Jika naik mikrolet, naik nomer 26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi. Turun di Kampung Melayu dilanjutkan naik mikrolet nomer 01A/01 jurusan Senen-Kampung Melayu, turun di depan perpustakaannya. Biaya yang dikeluarkan dari mikrolet 26 dari bekasi ke Kampung Melayu sebesar 6.000 dan dari mikrolet 01A  Kampung Melayu ke depan Perpustakaan sebesar 4.000. Jadi kalian bisa pilih sendiri angkutan umum mana yang  mau kalian pilih.

Sampai di perpustakaan, ada beberapa blok. Untuk yang melayani pembacaan buku itu berada di blok C. oh iya.. di perputakaan salemba ini tidak diizinkan untuk meminjam buku loh. Tapi disana disediakan foto copy-an. Disarankan yang belum menjadi anggota untuk mendaftar terlebih dahulu secara online lewat pc masing-masing dan jangan lupa catat nomer pendaftarannya. Tapi bagi yang belum mendaftar, disana disediakan komputer untuk pendaftarnya. Kalo saran aku sih mending daftar online dulu di rumah, biar nanti gak antri buat daftar langsung disana. Soalnya kalau daftar di rumah kita langsung ke ruangan foto, cuman di tanya nomer pendaftarannya, langsung foto.. jadi deh kartunya. Kalau mau langsung aja disana.. disarankan datang pagi-pagi supaya gak ngantri. Soalnya komputer yang disediakan disana tidak terlalu banyak.

Penampilan perpustakaan saat pertama kali masuk:


















Ruang tunggu untuk foto kartu dan komputer yang disebelah kanan itu disediakan untuk yang belum mendaftar secara online:




Ruang keanggotaan / tempat foto:




Setelah tadi aku jelaskan gimana jadi member perpustakaan, kalian ke sebelah kanan dari pintu masuk. Nanti kita harus mengisi buku tamu dengan cara online juga alias lewat komputer. Cuman ketik no kartu anggota sama tujuan datang ke perpus, terus ok deh! Nah disamping komputer daftar tamu, ada meja penitipan barang. Jadi, kita gak boleh bawa tas kedalam. Cuman bawa barang yang perlu aja yang boleh di bawa. Makan dan minuman dilarang ya. Untuk mendapatkan kunci lokernya, ada jaminan yang dipegang sama mba-mbanya. Kalo aku sih jaminannya itu kartu mahasiswa. 

Komputer yang disediakan untuk mengisi buku tamu:



Setelah kita menaruh barang diloker, jangan lupa bawa kartu anggotanya ya… kita menuju lift. Nah dideket lift ada pintu masuk yang bisa dibilang lumayan canggih karena yang bisa masuk kedalam cuman yang sudah menjadi anggota perpus saja. Cara masuknya tinggal digesek kartu keanggotaannya, lalu pintunya ke buka deh. 

Selanjutnya sekarang kita mulai bagaimana caranya kita meminjam buku untuk dibaca disana. Pertama, naik lift menuju lantai 2. Dilantai 2 itu adalah katalog buku-buku. Jadi, kita cari dulu buku-bukunya dikomputer yang disediakan di lantai 2. Sebelum cari di katalognya kita juga di haruskan mengisi lagi buku tamu, tapi caranya beda sama yang dilantai 1. Kalau dilantai 2 dan dilantai-lantai lainya, cuman menempelkan kaca yang berada diatas komputer, taruh kartu kalian yang ada barkotnya di atas kaca tersebut. Nanti komputer akan membaca barkot kartu kalian lalu pilih tujuan kalian ke perpus, ok lagi deh. 

Ok lanjut ke katalognya, kalian bisa cari-cari dulu buku yang ada di katalog, kalau sudah ambil kertas yang ada di meja, oh iya!! Lupa ingetin kalau kalian bawa pulpen sendiri ya… nah setelah ambil kertasnya isi kertasnya tersebut.

Suasana lantai 2 yang merupakan tempat katalog-katalog buku:



 Isi kertasnya itu untuk menunjukkan dimana letak bukunya. Kertasnya seperti yang dibawah ini:

Setelah kalian isi semuanya, kalian ke bapak-bapak yang ada dimeja resepsionis di lantai itu. Bapak-bapak itu nanti akan membetulkan / mengoreksi dimana letak bukunya. Seperti yang dilihat digambar bahwa lokasi bukunya berada di 5c. Artinya, buku tersebut berada di lantai 5 blok c.

                Meja petugas lantai dua:




           Setelah kalian tahu dimana letak bukunya, kalau aku kan itu dilantai 5, jadi aku kelantai 5 blok c. disana juga ada penjaganya. Tinggal ditaruh kertasnya ditempat yang sudah disediakan atau kalau gak ada tempat penampungan kertas bisa langsung kasih ke penjaganya. Nanti sama penjaganya akan dicarikan bukunya. Oh iya jangan lupa isi buku tamunya ya… caranya sama kayak yang dilantai 2. Jadi kalau kalian ke lantai berapapun, kalian diharuskan isi buku tamu---lagi.. kalau nanti bukunya sudah ketemu juga nama kalian akan dipanggil. Sebelum kalian memegang buku yang kalian ingin pinjam, kartu anggota kalian akan ditahan buat jaminan. Agak ribet ya sebenernya .. tapi  kalau udah biasa juga pasti biasa kok! Kalau sudah selesai bacanya, kasih ke petugasnya  baru kartu anggota kalian dikembalikan.

Suasana ruangan dilantai 3 blok C :






 

Karena di perpus ini tidak diizinkan meminjam buku untuk dibawa pulang. Di lantai 3 disediakan mesin foto copy. Tapi, aku belum pernah sih foto copy buku disana. Kalo gak salah nanti minta petugasnya untuk fotocopy halaman-halaman buku yang kalian inginkan . 

                Kalo aku waktu itu minjem 3 buku ada pengantar psikologi umum, ilmu alamiah dasar, sama pengenalan lapangan kebumian. 
Oh iya!! semua kegiatan dari membuat kartu anggota sampai meminjam buku SEMUANYA GRATIS!!
Terima kasih buat Elin yang sudah mau jadi cameo di postingan aku ini dan membacanya. Untuk Suci yang juga sudah membaca postingan ini


 

Gudang Fly2am Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates